Saturday, March 21, 2015

4G (Gombal,Gembel,Gembul,dan Gesek) Eps 3


Episode 3 : Hadiah kecil untuk shireen dan teror buat gendis.

Gembul lansung merogoh kantongnya untuk mengambil hadiah tersebut. Di hadapan shireen gembul jongkok dan menyodorkan kotak musik ke arah shireen. Hadiah gembul ternyata sebuah kotak musik mini yang di belinya tepat di tempat dia kerja. Kebetulan gembul kerja di toko alat musik jadi dia melihat ada 1 hadiah kecil yang cocok dan unik,beda dari yang lain. “Pasti shireen gak akan lupa dengan hadiah ini“,seru gembul saat membeli hadiah itu.

Sementara itu di sisi lain gembel yang sedang mengamati gendis dari jauh mencoba menelpon gendis yang tertunduk sedih membaca suratnya. Tapi gendis tidak menjawab bahkan tidak melihat handphonenya sama sekali. Hati gembel makin tidak tenang setelah melihat gendis sedih begitu ,akhirnya dia berani munculkan diri di depan gendis yang sedang menangis. Saat itu gendis sudah berada di dalam rumah,lalu gembel memanggil dan keluarlah ibu gendis. Ibu gendis menyapa “eh ada gembel datang,masuk – masuk gendisnya ada di kamar itu”. Ibu gendis mempersilahkan duduk gembel,dengan muka tersenyum ibu gendis bilang “bel,bentar ya ibu panggil gendis dulu”, “iya buk” gembel menjawab”. Dan tiba gendis datang menghampiri dengan muka sedih dan tangan menutup mulutnya sembari tersedu-sedu karna terharu. Di situ suasana jadi sangat mencekam,gembel gak tau harus mulai ngomong apa ke gendis. 20 menit tanpa suara dan obrolan. Datang ibu gendis dengan secankir teh yang dibuatnya untuk gembel “ini di minum dulu tehnya nak gembel”. Saat ibu gendis mau pergi kembali ke belakang,dia sempat melihat wajah gendis dan bertanya heran “kamu kenapa gendis!!!kok nangis?”. Gendis terlihat bingung “eh gak papa kok bu,ibu ke belakang aja sana iihh gangu aja nih!!!”. Dan ibu gendis pergi ke belakang dengan wajah sedikit tersenyum. “kamu sebenernya kenapa sih?Kok sedih gitu” akhirnya gembel bertanya karna penasarannya. Di dalam ibu gendis juga menguping karna penasaran kenapa tingkah mereka berdua begitu aneh. Gendis bilang dia dapat surat dari penggemar rahasianya,yang isinya mengabarkan bahwa si pengemar rahasianya itu sakit parah dan gak bisa merhatiin gendis lagi. Selama ini gendis selalu dapat surat dan hadiah dari seseorang yang gak tau asal-usulnya. Dia selalu meletakkan surat dan hadiah itu di dalam kelas gendis. Bahkan pernah di antar kerumah gendis. Sampai sekarang gendis gak tau yang ngirim itu siapa dan pengirim surat hari ini bernama eno sahabatnya penggemar rahasia itu. Ternyata dulu gendis sempat cerita masalah penggemar rahasia ini ke gembel tapi gembel nanggepinya itu cuma becandaan gendis aja. “jadi selama ini cerita penggemar rahasia itu benar!!!” tanya gembel dengan nada agak tinggi. Dari dulu gendis udah risih dengan masalah ini tapi dia nanggepinya dengan situasi yang positif aja,asal jangan menjurus ke hal negatif,katanya.

Di sisi lain gembul yang sedang menghabiskan waktu berduaan dengan shireen,terlihat makin mesra saja. Muka shireen terlihat berseri-seri setelah di kasih hadiah dari gembul. Mereka pegangan tangan dan saling mengelus-elus rambut. Setelah menghabiskan waktu berdua di café kongbox. Mereka langsung menuju rumah gembul untuk mengenalkan shireen ke orang tua gembul. Di jalan mereka membeli sebungkus martabak telor untuk dikasih ke orang tua dan dimakan bersama. Sesampainya dirumah,shireen terlihat sangat gugup dan malu-malu,mukanya sampai memerah dengan kepala tertunduk. Diteras duduklah bapak gembul dengan kepala gundulnya plus muka sangar,sambil membaca majalah detikdotdetik. Bapak gembul bertanya “uda pulang mas, siapa itu yang di bawa?”,ternyata di lihat dari sisi dalamnya bapak gembul begitu baik walau luarnya terlihat begitu menyeramkan dan budaya jawa begitu kental disini memangil lelaki dengan sebutan mas. “oh ini perkenalkan pak,namanya shireen dia pacarku”,begitu gembul menjawab pertanyaan bapaknya. Sejak kapan kamu pacaran mas kok baru di kenalin sekarang. Gembul baru sempatin sekarang ngenalin shireen ke orang tuanya di hari valentine ini. Di dalam adik dan ibu gembul nonton sinetron dengan asiknya,tertawa terbahak-bahak,mereka antusias menanggapi cerita sinetron “tukang curhat makan bubur” tersebut. Mereka berkumpul bersama berbincang sambil menonton televisi,memakan cemilan yang di belinya di pinggir jalan tadi. Berbagi cerita tentang kehidupan shireen ke orang tua gembul. Shireen juga membantu menyiapkan makan malam untuk mereka,karna shireen dan gembul sudah makan di café tadi jadi tidak ikut makan bersama mereka. Shireen sangat di terima baik di keluarga gembul. Gembul heran padahal baru beberapa jam shireen disini tapi Ibu dan bapak gembul sangat sayang ke shireen bahkan adik perempuan gembul sangat senang punya teman ngobrol di kamarnya. Adik gembul bertanya “kenapa sih suka sama abangku kak?diakan gendut.kakak cantik gini!!! Jauh banget perbedaannya ehehe”. “Perbedaan itu bukan berarti kita jadi musuh dik,fisik juga bukan membuat kita jadi berbeda,jadi gak usah malu kamu jelek atau gendut dik,suatu saat seseorang bakal ada untuk berjalan bersama-sama di sampingmu selamanya”,shireen sempat ngasih sepenggalan curahan hatinya ke adik gembul. Sedang asik-asiknya mereka berdua di kamar membicarakan tentang cowok-cowok. Di ruang tamu gembul ,ibu ,dan bapaknya membicarakan tentang sosok shireen. Gembul menjelaskan shireen wanita yang baik,cantik dan pintar. Tapi dia belum yakin bakal bertahan lama atau tidak dengan shireen,jalan kami masih panjang dan pemikiran kami belum menuju ke jenjang yang lebih jauh. Yang gembul tau bapaknya sudah ingin mempunyai cucu,malah sangat menginginkan cucu. Sedangakan ibunya hanya mendukung yang terbaik buat anaknya.

Di tempat lain gembel yang saat itu sudah pulang dari rumah gendis, dengan raut muka kecewa dia berkendara dengan kecepatan tinggi sambil memikirkan gimana membuat gendis ceria lagi. Dan tiba-tiba (ciitttciiittttttt) dia ngerem mendadak sambil buang setir motor ke kiri,menghindari kucing yang nyebrang sembarangan. Saat itu gembel jatuh terhempas ke aspal karna menghindarinya dengan mendadak,tangan dan kakinya luka walau tidak parah. Dia mengobati lukanya sendiri dengan obat merah dan plaster. Seminggu berlalu tanpa kabar dan mengabari dari dua pasangan yang lagi terpuruk ini (gembel da gendis). Mereka sering mengalami perasaan kesepian yang begitu dalam,malah gendis sering banget nangis di kamar sendiri, gembel lain lagi dia sering lupa makan,bahkan gembel pernah 2 hari gak makan itu semua karna gendis. Kenapa ya mereka sampai begini?ternyata sebelum gembel pulang dari rumah gendis,mereka sempat bertengkar kecil dan saling ngambekan. Makanya mereka gak saling berkomunikasi. Karna kangen si gembel, gendis mencoba ketempat biasa yang sering mereka singgahi pas makan berdua yaitu killer chili café. Karena gendis kangen banget sama gembel, dia memesan es krim vanili cokpot kesukaan gembel, 10 menit gendis duduk di killer chili café, datanglah seorang pelayang yang bernama weni,weni bilang kalau tadi kira-kira jam 11 gembel datang juga kesini,memesan es krim stroberi ghilicok kesukaan gendis. Weni heran dan bertanya “kak gendis kok datangnya berbeda-beda.biasanya kalian datang berduaan?” dan “kenapa kalian memesan es krim kesukaan pasangan?merasa aneh aja weni”. Gendis jawab “kami lagi berantem wen,udah seminggu lebih kami gak ketemuan apalagi saling komunikasi”,“kalau es krim ini kakak lagi kangen aja sama dia jadi pesen es krim favorite dia”. Kalian itu sehati lo kak,kok bisa sih pesan makanan favorite pasangan berbarengan pas kangen,padahal kalian kan gak ada komunikasi kata weni. Dari nasehat si weni gendis baru sadar,kalau gembel itu pasangan yang sehati dan sejati. Gendis buru-buru kerumah gembel tanpa menghabiskan es krim yang dimakannya. Dengan kencangnya dia memacu motor matic yang di kendarainya. Sampailah dia di rumah gembel,dan langsung bertemu ibu gembel yang sedang bercocok tanam di halaman rumah. “eh gendis datang,kenapa gendis kok jarang datang kerumah lagi?”,tanya ibu. Gendis jawab “iya maaf bu,kami sebenernya lagi berantem dan sekarang gendis mau nyelesaiin masalahnya,gembelnya ada dirumah?”. “oh kalian berantem, gembel tadi keluar dari jam 10,sampai sekarang belum pulang dis,tunggu aja di dalam ya,ibu beresin bunga ini dulu,nanti ibu temenin kamu”,jawab ibu. “iya bu,gendis bantuin ibu aja beresin bunga ini ya”,kata gendis sambil menanam sebagian bunga ibu gembel. Setengah jam berlalu ibu dan gendis yang sudah selesai bercocok tanam dan ngobrol sambil minum teh di teras. Gembel datang dengan wajah herannya melihat gendis yang sudah berada di rumah. Gembel bertanya kenapa datang kemari. Gendis menjelaskan maksud dan tujuan dia datang,dan meminta maaf atas kesalahan yang membuat gembel marah waktu itu. Gendis pun bertanya kenapa gembel gak cerita masalah kecelakaan yang menimpa gembel waktu itu,dan mereka saling meminta maaf. Di ujung obrolan,gendis dan gembel akhirnya bercanda tawa lagi dan menceritakan kejadian di killer chili café yang membuat mereka tersadar bahwa mereka mempunyai cinta sejati. Ibu gembel yang berada di samping mereka hanya diam dan tersenyum melihat anaknya bisa nemuin pasangan yang cocok.

Episode selanjutnya akan segera di upload. Di tunggu ya.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna Veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat.

0 comments:

Post a Comment

Contact Us

Phone :

+20 010 2517 8918

Address :

3rd Avenue, Upper East Side,
San Francisco

Email :

email_support@youradress.com