4G (Gombal,Gembel,Gembul,dan Gesek) Eps 3
Episode 3 : Hadiah kecil untuk
shireen dan teror buat gendis.
Gembul
lansung merogoh kantongnya untuk mengambil hadiah tersebut. Di hadapan shireen
gembul jongkok dan menyodorkan kotak musik ke arah shireen. Hadiah gembul
ternyata sebuah kotak musik mini yang di belinya tepat di tempat dia kerja. Kebetulan
gembul kerja di toko alat musik jadi dia melihat ada 1 hadiah kecil yang cocok
dan unik,beda dari yang lain. “Pasti shireen gak akan lupa dengan hadiah ini“,seru
gembul saat membeli hadiah itu.
Sementara itu di sisi lain gembel yang sedang
mengamati gendis dari jauh mencoba menelpon gendis yang tertunduk sedih membaca
suratnya. Tapi gendis tidak menjawab bahkan tidak melihat handphonenya sama
sekali. Hati gembel makin tidak tenang setelah melihat gendis sedih begitu
,akhirnya dia berani munculkan diri di depan gendis yang sedang menangis. Saat
itu gendis sudah berada di dalam rumah,lalu gembel memanggil dan keluarlah ibu
gendis. Ibu gendis menyapa “eh ada gembel datang,masuk – masuk gendisnya ada di
kamar itu”. Ibu gendis mempersilahkan duduk gembel,dengan muka tersenyum ibu
gendis bilang “bel,bentar ya ibu panggil gendis dulu”, “iya buk” gembel
menjawab”. Dan tiba gendis datang menghampiri dengan muka sedih dan tangan
menutup mulutnya sembari tersedu-sedu karna terharu. Di situ suasana jadi
sangat mencekam,gembel gak tau harus mulai ngomong apa ke gendis. 20 menit
tanpa suara dan obrolan. Datang ibu gendis dengan secankir teh yang dibuatnya
untuk gembel “ini di minum dulu tehnya nak gembel”. Saat ibu gendis mau pergi
kembali ke belakang,dia sempat melihat wajah gendis dan bertanya heran “kamu
kenapa gendis!!!kok nangis?”. Gendis terlihat bingung “eh gak papa kok bu,ibu
ke belakang aja sana iihh gangu aja nih!!!”. Dan ibu gendis pergi ke belakang
dengan wajah sedikit tersenyum. “kamu sebenernya kenapa sih?Kok sedih gitu”
akhirnya gembel bertanya karna penasarannya. Di dalam ibu gendis juga menguping
karna penasaran kenapa tingkah mereka berdua begitu aneh. Gendis bilang dia
dapat surat dari penggemar rahasianya,yang isinya mengabarkan bahwa si pengemar
rahasianya itu sakit parah dan gak bisa merhatiin gendis lagi. Selama ini
gendis selalu dapat surat dan hadiah dari seseorang yang gak tau asal-usulnya.
Dia selalu meletakkan surat dan hadiah itu di dalam kelas gendis. Bahkan pernah
di antar kerumah gendis. Sampai sekarang gendis gak tau yang ngirim itu siapa
dan pengirim surat hari ini bernama eno sahabatnya penggemar rahasia itu.
Ternyata dulu gendis sempat cerita masalah penggemar rahasia ini ke gembel tapi
gembel nanggepinya itu cuma becandaan gendis aja. “jadi selama ini cerita
penggemar rahasia itu benar!!!” tanya gembel dengan nada agak tinggi. Dari dulu
gendis udah risih dengan masalah ini tapi dia nanggepinya dengan situasi yang
positif aja,asal jangan menjurus ke hal negatif,katanya.
Di sisi lain gembul
yang sedang menghabiskan waktu berduaan dengan shireen,terlihat makin mesra
saja. Muka shireen terlihat berseri-seri setelah di kasih hadiah dari gembul.
Mereka pegangan tangan dan saling mengelus-elus rambut. Setelah menghabiskan
waktu berdua di café kongbox. Mereka langsung menuju rumah gembul untuk mengenalkan
shireen ke orang tua gembul. Di jalan mereka membeli sebungkus martabak telor
untuk dikasih ke orang tua dan dimakan bersama. Sesampainya dirumah,shireen
terlihat sangat gugup dan malu-malu,mukanya sampai memerah dengan kepala
tertunduk. Diteras duduklah bapak gembul dengan kepala gundulnya plus muka
sangar,sambil membaca majalah detikdotdetik. Bapak gembul bertanya “uda pulang
mas, siapa itu yang di bawa?”,ternyata di lihat dari sisi dalamnya bapak gembul
begitu baik walau luarnya terlihat begitu menyeramkan dan budaya jawa begitu
kental disini memangil lelaki dengan sebutan mas. “oh ini perkenalkan pak,namanya
shireen dia pacarku”,begitu gembul menjawab pertanyaan bapaknya. Sejak kapan
kamu pacaran mas kok baru di kenalin sekarang. Gembul baru sempatin sekarang
ngenalin shireen ke orang tuanya di hari valentine ini. Di dalam adik dan ibu
gembul nonton sinetron dengan asiknya,tertawa terbahak-bahak,mereka antusias
menanggapi cerita sinetron “tukang curhat makan bubur” tersebut. Mereka
berkumpul bersama berbincang sambil menonton televisi,memakan cemilan yang di
belinya di pinggir jalan tadi. Berbagi cerita tentang kehidupan shireen ke
orang tua gembul. Shireen juga membantu menyiapkan makan malam untuk
mereka,karna shireen dan gembul sudah makan di café tadi jadi tidak ikut makan
bersama mereka. Shireen sangat di terima baik di keluarga gembul. Gembul heran
padahal baru beberapa jam shireen disini tapi Ibu dan bapak gembul sangat
sayang ke shireen bahkan adik perempuan gembul sangat senang punya teman
ngobrol di kamarnya. Adik gembul bertanya “kenapa sih suka sama abangku
kak?diakan gendut.kakak cantik gini!!! Jauh banget perbedaannya ehehe”. “Perbedaan
itu bukan berarti kita jadi musuh dik,fisik juga bukan membuat kita jadi
berbeda,jadi gak usah malu kamu jelek atau gendut dik,suatu saat seseorang
bakal ada untuk berjalan bersama-sama di sampingmu selamanya”,shireen sempat
ngasih sepenggalan curahan hatinya ke adik gembul. Sedang asik-asiknya mereka
berdua di kamar membicarakan tentang cowok-cowok. Di ruang tamu gembul ,ibu
,dan bapaknya membicarakan tentang sosok shireen. Gembul menjelaskan shireen
wanita yang baik,cantik dan pintar. Tapi dia belum yakin bakal bertahan lama
atau tidak dengan shireen,jalan kami masih panjang dan pemikiran kami belum menuju
ke jenjang yang lebih jauh. Yang gembul tau bapaknya sudah ingin mempunyai
cucu,malah sangat menginginkan cucu. Sedangakan ibunya hanya mendukung yang
terbaik buat anaknya.
Di tempat lain gembel yang saat itu sudah pulang dari
rumah gendis, dengan raut muka kecewa dia berkendara dengan kecepatan tinggi
sambil memikirkan gimana membuat gendis ceria lagi. Dan tiba-tiba
(ciitttciiittttttt) dia ngerem mendadak sambil buang setir motor ke
kiri,menghindari kucing yang nyebrang sembarangan. Saat itu gembel jatuh
terhempas ke aspal karna menghindarinya dengan mendadak,tangan dan kakinya luka
walau tidak parah. Dia mengobati lukanya sendiri dengan obat merah dan plaster.
Seminggu berlalu tanpa kabar dan mengabari dari dua pasangan yang lagi terpuruk
ini (gembel da gendis). Mereka sering mengalami perasaan kesepian yang begitu
dalam,malah gendis sering banget nangis di kamar sendiri, gembel lain lagi dia
sering lupa makan,bahkan gembel pernah 2 hari gak makan itu semua karna gendis.
Kenapa ya mereka sampai begini?ternyata sebelum gembel pulang dari rumah
gendis,mereka sempat bertengkar kecil dan saling ngambekan. Makanya mereka gak
saling berkomunikasi. Karna kangen si gembel, gendis mencoba ketempat biasa
yang sering mereka singgahi pas makan berdua yaitu killer chili café. Karena
gendis kangen banget sama gembel, dia memesan es krim vanili cokpot kesukaan
gembel, 10 menit gendis duduk di killer chili café, datanglah seorang pelayang
yang bernama weni,weni bilang kalau tadi kira-kira jam 11 gembel datang juga
kesini,memesan es krim stroberi ghilicok kesukaan gendis. Weni heran dan
bertanya “kak gendis kok datangnya berbeda-beda.biasanya kalian datang berduaan?”
dan “kenapa kalian memesan es krim kesukaan pasangan?merasa aneh aja weni”.
Gendis jawab “kami lagi berantem wen,udah seminggu lebih kami gak ketemuan
apalagi saling komunikasi”,“kalau es krim ini kakak lagi kangen aja sama dia
jadi pesen es krim favorite dia”. Kalian itu sehati lo kak,kok bisa sih pesan
makanan favorite pasangan berbarengan pas kangen,padahal kalian kan gak ada
komunikasi kata weni. Dari nasehat si weni gendis baru sadar,kalau gembel itu
pasangan yang sehati dan sejati. Gendis buru-buru kerumah gembel tanpa
menghabiskan es krim yang dimakannya. Dengan kencangnya dia memacu motor matic
yang di kendarainya. Sampailah dia di rumah gembel,dan langsung bertemu ibu
gembel yang sedang bercocok tanam di halaman rumah. “eh gendis datang,kenapa
gendis kok jarang datang kerumah lagi?”,tanya ibu. Gendis jawab “iya maaf
bu,kami sebenernya lagi berantem dan sekarang gendis mau nyelesaiin
masalahnya,gembelnya ada dirumah?”. “oh kalian berantem, gembel tadi keluar
dari jam 10,sampai sekarang belum pulang dis,tunggu aja di dalam ya,ibu beresin
bunga ini dulu,nanti ibu temenin kamu”,jawab ibu. “iya bu,gendis bantuin ibu
aja beresin bunga ini ya”,kata gendis sambil menanam sebagian bunga ibu gembel.
Setengah jam berlalu ibu dan gendis yang sudah selesai bercocok tanam dan
ngobrol sambil minum teh di teras. Gembel datang dengan wajah herannya melihat
gendis yang sudah berada di rumah. Gembel bertanya kenapa datang kemari. Gendis
menjelaskan maksud dan tujuan dia datang,dan meminta maaf atas kesalahan yang
membuat gembel marah waktu itu. Gendis pun bertanya kenapa gembel gak cerita
masalah kecelakaan yang menimpa gembel waktu itu,dan mereka saling meminta
maaf. Di ujung obrolan,gendis dan gembel akhirnya bercanda tawa lagi dan
menceritakan kejadian di killer chili café yang membuat mereka tersadar bahwa
mereka mempunyai cinta sejati. Ibu gembel yang berada di samping mereka hanya
diam dan tersenyum melihat anaknya bisa nemuin pasangan yang cocok.
Episode
selanjutnya akan segera di upload. Di tunggu ya.

0 comments:
Post a Comment